Bagaimana
Pengaruh Budaya Terhadap Warna Kemasan Suatu Produk?
Warna merupakan perangsang yang
paling penting yang dapat menciptakan suatu daya tarik visual terhadap
pelanggan dan ini merupakan bagian yang sangat penting pada suatu kemasan.
Penggunaan warna merupakan pusat dari seluruh proses desain kemasan, tapi harus
digunakan dengan tujuan yang tepat, bukan semata-mata hanya demi warna.
Saat memilih warna untuk kemasan suatu produk, pertama-tama
haruslah mempertimbangkan prinsip dari persepsi, baru kemudian ditentukan warna
produk, pasar dan kondisi penjualan. Warna memerankan bagian yang cukup vital
dalam menciptakan citra visual dari sebuah perusahaan, khususnya bila desain
melibatkan merek dagang atau logo.
Manfaat Warna bagi Kemasan
Keseluruhan maksud dari desain suatu
kemasan adalah untuk menarik perhatian masyarakat dan
warna merupakan bagian yang penting dalam proses ini. Menurut Danger (1992),
beberapa manfaat warna bagi kemasan adalah sebagai berikut:
a. Sasaran pertama dari sebuah kemasan adalah mudah terlihat
mata, dan sejauh yang diketahui warnalah yang mencapai poin ini.
b. Kemasan yang baik adalah yang dapat menarik perhatian dan memicu orang untuk
membeli; warna dapat merebut perhatian dari orang secara maksimal disertai
dengan desain kemasan tentunya.
c. Kemasan sebaiknya memiliki kualitas pengenalan yang maksimal; efek psikologis
dari warna akan menjamin bahwa orang mengenali kemasan tersebut bila dipajang.
d. Kemasan tersebut sebaiknya mempengaruhi orang agar tertarik untuk memandangnya
dari dekat lalu membelinya, umumnya warna akan menolong dalam menjamin bahwa
kemasan tersebut menjual.
- Kemasan sebaiknya menarik perhatian, warna dapa membantu dalam mencapai poin
ini.
- Warna maupun pengaruh vital untuk menjadikan penjualan.
- Warna dapat memudahkan tulisan terbaca.
- Warna membantu mengkoordinir kemasan dan promosi lainnya, khususnya televisi.
Warna adalah salah satu dari dua unsur yang menghasilkan daya
tarik visual, dan kenyataannya warna lebih berdaya tarik pada emosi daripada
akal. Orang menyenangi warna dan mereka bereaksi di bawah sadar terhadap warna;
suatu pembawaan menyenangi warna merupakan bagian dari kejiwaan manusia. Warna
membantu mengurangi hambatan penjualan dan memastikan bahwa desain grafis
memiliki daya tarik maksimum; ini merupakan factor vital dalam menciptakan
desain grafis yang menjual. Warna mencapai targetnya melalui respon fisiologis,
respon psikologis, daya tarik pada indera, daya tarik pada emosi.
Pengaruh SARA terhadap Warna Kemasan
Apabila warna pada kemasan tertentu ingin dipasarkan di negara
lain, maka perlu dipertimbangkan dengan sangat baik, karena orang dari ras yang
berbeda memiliki reaksi yang berbeda terhadap warna. Preferensi warna berbeda
untuk setiapnegara dan berkaitan dengan tingkat kecanggihan serta kondisi iklim
dan ras. Orang sederhana umumnya menyukai warna yang kuat, mencolok, demikian
pula mereka yang tinggal di bawah terik matahari karena warna harus
berkompetisi dengan teriknya sinar matahari.
Orang-orang yang tinggal di daerah beriklim sedang bereaksi
lebih baik pada warna sederhana. Adalah bijaksana untuk meneliti setiap negeri
dimana kemasan tersebut akan digunakan agar diketahui prasangka dan asosiasi
spesifik di negeri tersebut. Banyak prasangka, suka dan ketidaksukaan yang berlaku
ada setiap negeri sering merupakan suatu cermin dari ras aslinya, walaupun
mereka juga mungkin merupakan suatu cermin dari kehidupan setempat dan kondisi
iklim.
Jika kemasan menyatu dengan ilustrasi rakyat, ini biasanya
merupakan ide yang baik untuk menggambarkan rakyatnya, dalam ilustrasi, yang
warna kulitnya sama dengan penduduk negeri yang bersangkutan (Danger, 1992).
Orang mempunyai prasangka terhadap warna, terutama yang berlatar belakang
agama; warna yang digunakan harus menarik mayoritas pembeli. Kombinasi warna
yang digunakan penting sekali dan jangan sampai menimbulkan asosiasi yang tidak
menyenangkan.
Daftar Pustaka
Natadjaja, L. 2002. Pengaruh Komunikasi Visual Antar Budaya Terhadap Pemasaran
Produk Ditinjau dari Warna dan Ilurstrasi Desain Komunikasi.
http://puslit2.petra.ac.id/
WARNA
Pemilihan Warna adalah satu hal yang
sangat penting dalam menentukan respon dari pengunjung. Warna adalah hal yang
pertama dilihat oleh seorang pengunjung (terutama warna background), dan Anda bisa membuat situs anda
untuk menampilkan warna dulu sementara content yang lain (text dan
image) masih dalam proses download. Cara ini akan
membuat kesan atau mood untuk seluruh situs
itu.
Untuk mencapai design warna yang
efektif, bisa dimulai dengan memilih warna yang bisa merepresentasikan tujuan
dari situs Anda. Pallet warna yang anda
buat sebaiknya cocok dengan pribadi dan tujuan dari situs Anda. Jika misalnya
situs Anda adalah untuk situs komunitas, maka sebaiknya Anda memilih warna
warna hangat untuk membuat suasana lebih santai. Jika situs Anda adalah untuk
situs Informasi, dimana content akan mendominasi,
maka warna sebaiknya simple dan tidak
mengganggu (misalnya jangan menggunakan background kembang-kembang
dengan warna menyolok).
Anda bisa melihat di Tabel 1 dibawah, untuk korelasi secara umum secara psikologis antara
warna dan orang.
WARNA
|
Respon Psikologi
|
Catatan
|
Merah
|
Power, Energi, Kehangatan, Cinta,
Nafsu, Agresi, Bahaya, Api, Panas, Kemarahan, Darah dan Revolusi
|
Warna Merah kadang berubah arti jika
dikombinasikan dengan warna lain.
Merah dikombinakan dengan Hijau, maka akan menjadi simbol Natal. Merah jika dikombinasikan denga Putih, akan mempunyai arti ‘bahagia’ di budaya Oriental. |
Biru
|
Kepercayaan, Konservatif, Keamanan,
Tehnologi, Kebersihan, Keteraturan, Kesunyian, Kesejukan, Kejujuran,
Keseriusan, Ketenangan dan Stabilitas Hubungannya dengan Langit dan Air.
|
Banyak digunakan sebagai warna pada
logo Bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan ‘kepercayaan’.
|
Hijau
|
Alami, Kesegaran, Kesehatan,
Kejelasan Keberuntungan, Pembaharuan, Relaksasi.
|
Warna Hijau tidak terlalu ‘sukses’
untuk ukuran Global. Di Cina dan Perancis, kemasan dengan warna Hijau tidak
begitu mendapat sambutan.
Tetapi di Timur Tengah, warna Hijau sangat disukai. |
Yellow
|
Optimis, Harapan, Filosofi, Ketidak
jujuran, Pengecut (untuk budaya Barat), pengkhianatan.
Mewakili Matahari, Warna Cahaya
Kehidupan, Kesehatan, Kesegaran Brightness, Kekayaan, Spiritualitas.
|
Kuning adalah warna keramat dalam
agama Hindu.
|
Ungu/Jingga
|
Spiritual, Misteri, Kebangsawanan,
Transformasi, Kekasaran, Keangkuhan, Kemurungan.
|
Warna Ungu sangat jarang ditemui di alam.
Paduan warna merah dan biru.
|
Oranye
|
Energy, Keseimbangan, Kehangantan,
Simbol Pengetahuan, Juga Mewakili Kebahagiaan, Kesegaran, Patriotisme.
|
Menekankan sebuah produk yang tidak
mahal.
|
Coklat
|
Tanah/Bumi, Reliability, Comfort,
Daya Tahan.
|
Kemasan makanan di Amerika sering
memakai warna Coklat dan sangat sukses, tetapi di Kolumbia, warna Coklat
untuk kemasan kurang begitu membawa hasil.
|
Abu Abu
|
Intelek, Masa Depan (mirip warna
Milenium), Kesederhanaan, Kesedihan
|
Warna Abu abu adalah warna yang paling
gampang/mudah dilihat oleh mata.
|
Putih
|
Kesucian, Kebersihan, Ketepatan,
Ketidak bersalahan, Kemurnian, Penuh Kejujuran, Setril dan Kematian.
|
Di Amerika, Putih melambangkan
perkawinan (gaun pengantin berwarna putih), tapi di banyak budaya Timur (terutama
India dan Cina), warna Putih melambangkan kematian.
|
Hitam
|
Power, Seksualitas, Kecanggihan,
Kematian, Misteri, Ketakutan, Kesedihan, Keanggunan, Kegelapan, Represent
Inauspicious Events
|
Melambangkan kematian dan kesedihan
di budaya Barat.
Sebagai warna Kemasan, Hitam melambangakan Keanggunan (Elegance), Kemakmuran (Wealth) dan Kecanggihan (Sopiscated) |
Tidak hanya palet WARNA anda match dengan isi situs, tapi Anda juga
harus memilih warna yang sesuai dengan budaya pengunjung anda. Beberapa
penelitian menujukkan bahwa respon setiap orang dari budaya yang berbeda akan
berbeda.
Misalnya warna Oranye, secara universal, akan merepresentasikan produk
yang tidak mahal, dan perayaan Halloween.
Di Amerika, warna Biru Tua merepresentasikan Kepercayaan
(TRUST), tapi di Korea, Kepercayaan lebih direpresentasikan oleh warna warna
Pastel, terutama Pink
Cara menata barang dagangan di toko.
Salah satu cara agar toko lebih menarik adalah dengan menata barang dagangan dengan sedemikian rupa agar tampak lebih menarik, meyakinkan dan lebih rapi, tentunya dengan harapan penjualan semakin meningkat. Berikut tipsnya:
Isilah pada bagian depan toko terlebih dahulu. Kesan penuh harus anda tampilkan dengan menata produk anda dengan mengutamakan mengisi bagian depan atau etalase depan terlebih dahulu bahkan ada yang mengisi bagian teras atau trotoar toko agar lebih menarik perhatian calon pembeli. Keamanan harus diutamakan jangan sampai produk tersebut jadi sasaran pencurian orang yang lalu lalang di depan toko.
Perhatikan warna. Tempatkan produk dengan warna warna cerah di bagian yang paling mudah dilihat, padukan warna cerah tersebut letakkan bersebelahan dengan warna cerah lain. Misalnya warna merah,kuning,orange, putih sehingga lebih cepat menangkap perhatian pengunjung.

Desain menarik sebagai jangkar. Sering kali kita dapati produk yang tidak terkenal memiliki disain atau model yang sangat menarik dan inovatif, anehnya produk terkenal justru disainnya malah biasa-biasa saja,ini sering kita temukan pada produk fashion. Gunakan produk dengan disain menarik ini sebagai jangkar atau penarik dengan cara menggandengkannya dengan produk yang sudah punya nama, dengan harapan pengunjung akan tertarik untuk membeli keduanya dengan dua alasan langsung, disain menarik atau merek terkenal.

Produk laris di bawah. Pada toko retail, letakkan produk yang laris di rak bagian bawah, kenapa? Karena produk yang laris bagaimanapun tetap akan di cari, pembeli sudah sangat hapal bentuk produk tersebut, sehingga ditempatkan di bagian bawah pun tetap akan mudah ditemukan, sedangkan untuk produk yang kurang terkenal tempatkan produknya di bagian yang sejajar dengan mata, selain untuk membantu distributor untuk menjualkan produknya, rak yang sejajar dengan mata harga promosi atau sewa raknya relatif tinggi, distributor biasanya rela membayar sewa pada pemilik toko agar produknya ditempatkan di tempat strategis. lumayan kan buat tambahan pemasukan toko anda.

Kemasan besar di kanan. Biasakan meletakkan produk dengan kemasan besar di sebelah kanan, misalnya produk susu merek A kemasan 1000 gram di sebelah paling kanan kemudian diikuti dengan kemasan 800 gram demikian seterusnya sampai kemasan yang paling kecil. Kenapa? Karena kebiasaan manusia menggunakan tangan kanan maka probabilitas terpilihnya produk dengan kemasan besar akan semakin tinggi.

Kelompokkan produk. Kelompokkan produk dengan kategori yang sama pada satu tempat yang berdekatan, dan menempatkan produk pelengkap berdekatan misanya mi isnstan berdekatan dengan saos atau sambal.

Tempatkan produk impulsif dikasir. Sambil antri biasanya pembeli suka comot sana sini manfaatkan hal ini dengan menempatkan produk dengan harga murah di sekitar kasir, seperti permen, rokok, coklat, aksesoris murah. Sehingga akan menambah jumlah belanjaan. Pilihlah kasir yang santai agar yang sedang antri akan semakin rajin mencabut produk tambahan ke keranjang belanja.

Sebenarnya banyak lagi tips untuk menata produk di toko, untuk itu di tuntut kreatifitas dan kejelian anda untuk terus berinovasi dan seringlah berkunjung ke toko sejenis dengan anda untuk menambah pengetahuan
dan membuka wawasan.

